poltara.com
  • Kategori Berita
    • Agregator Berita
    • Politik Nasional
    • Politik Dunia
  • Analisis
    • Analisis Berita
    • Analisis Pro Kontra
  • Pemilu 2024
    • PILPRES 2024
   Masuk
poltara.com poltara.com
  
  • Pengaturan Akun
  • Masuk
  • Kategori Berita
  • Politik Nasional
  • Politik Dunia
  • Analisis Berita poltara
  • Analisis Pro Kontra poltara
  • Pilpres 2024 poltara

Yenny Wahid Sebut Dirinya PKB Gusdur, Muhaimin Iskandar: Ngapain Ikut Ngatur

Penulis: Rizky Fajar Ramadhan
Tanggal Terbit: Kamis, 23 Juni 2022
Yenny Wahid Sebut Dirinya PKB Gusdur, Muhaimin Iskandar: Ngapain Ikut Ngatur

Muhaimin Iskandar tanggapi Pernyataan Yenny Wahid./Instagram @cakiminow

Putri kedua dari almarhum Gusdur, Zaanuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid menjelaskan jika dirinya bukan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar. Melainkan dirinya merupakan kader PKB (alm) Gusdur.

"Saya bukan PKB Cak Imin, saya PKB Gusdur," ucapnya, dikutip dari CNN Indonesia [1], 23 Juni 2022.

Menurut Yenny Wahid, dirinya memiliki pandangan jika politikus yang tidak memiliki elektabilitas yang baik, agar tidak melanjutkan keinginannya dalam kontestasi pilpres pada 2024.

"Kita mengimbau politisi yang surveinya tidak terlalu ngangkat jangan terlalu ngotot (maju Pilpres), yang paling utama ketua umum PKB itu tidak boleh kemudian mengambil posisi berseberangan dengan NU, kasihan umat di bawah," kata Yenny.

Yenny Wahid melihat jika Muhaimin Iskandar saat ini, menempati posisi berhadapan langsung dengan Ketua PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, hal itu menurutnya, merugikan konstituen NU dan PKB.

Baca Juga Rakernas Partai PDIP, Netizen Soroti Ganjar Pranowo Salami Bambang Pacul

"Itu tentunya dapat merugikan konstituen baik NU maupun PKB, orang NU yang ada di PKB," katanya.

Adapun langkah politik yang diambil Muhaimin Iskandar saat ini, menurutnya merupakan egoisme semata.

"Enggak kaget sih kita melihat perilaku politiknya yang tidak berkembang juga sampai sekarang," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Muhaimin Iskandar melalui Twitter pribadinya menjelaskan jik Yenny Wahid bukan kader Partai PKB.

Tak hanya itu, Muhaimin Iskandar juga merasa bahwa Yenny Wahid terlalu ikut campur mengatur PKB, seraya menyarankan Yenny Wahid untuk menghidupkan partai yang sebelumnya gagal lolos.

"Yeni itu bukan PKB, bikin partai sendiri aja gagal lolos, bbrpa kali pemilu nyerang PKB gak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya, jadi ngapain ikut - ikut ngatur PKB, hidupin aja partemu yang gagal itu..
PKB sdh aman nyaman kok..," Kata Muhaimin Iskandar.


Komentar Muhaimin Iskandar terhadap Yenny Wahid./Twitter @cakimiNOW

Baca Juga Rakernas PDIP, Megawati Soekarnoputri: Masih Ada yang Ngomong Koalisi, Out!

Muhaimin Iskandar juga merasa bahwasanya Yenny Wahid selalu menyerang PKB pada saat pemilu, dan menurutnya tak ada perubahan terhadap PKB, justru suaranya naik.


Muhaimin Iskandar PKB Gusdur Yenny Wahid

Bagikan:

 Berita Terbaru

  PRO KONTRA: Kritik Rocky Gerung untuk Jokowi
Senin, 07 Agustus 2023
  Prabowo Subianto Didukung PKB Capres 2024: Tambahan Kekuatan
Senin, 31 Juli 2023
  Pilpres 2024: Keberlanjutan Ganjar, Prabowo atau Perubahan Anies?
Senin, 24 Juli 2023
  PRO KONTRA: RUU Kesehatan Disahkan?
Senin, 17 Juli 2023
  Prabowo Subianto Temui Cak Imin, Soal Pilpres 2024?
Senin, 10 Juli 2023
  Dito Ariotedjo Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Kominfo
Selasa, 04 Juli 2023
  PRO KONTRA: SBY buat Buku Tentang Pilpres 2024 dan Cawe-cawe?
Jumat, 30 Juni 2023
  PRO KONTRA: Wacana Kaesang Maju jadi Cawalkot Depok
Rabu, 28 Juni 2023
  Ada Upaya Anies Baswedan ‘Dijegal’ KPK Jelang Pilpres 2024?
Senin, 26 Juni 2023
Berlangganan Gratis

Jadilah yang paling ter up to date. Daftar dan dapatkan langganan gratis berita, data, dan insight politik terkini dari kami.

 

Anda dapat berhenti berlangganan kapanpun
Yenny Wahid Sebut Dirinya PKB Gusdur, Muhaimin Iskandar: Ngapain Ikut Ngatur
Poltara Indonesia
Kworks Indonesia - Wisma Korindo Lantai 6 - Jalan MT. Haryono Kav. 62 Pancoran - Jakarta Selatan. 12780
(022) 2010606
insight@poltara.com

Informasi
Pedoman Media
Privasi
Syarat dan Ketentuan
Hubungi Kami
Jaringan
Hutara.id
Finatara.com

poltara.com poltara.com

© Poltara Indonesia 2022