poltara.com
  • Kategori Berita
    • Agregator Berita
    • Politik Nasional
    • Politik Dunia
  • Analisis
    • Analisis Berita
    • Analisis Pro Kontra
  • Pemilu 2024
    • PILPRES 2024
   Masuk
poltara.com poltara.com
  
  • Pengaturan Akun
  • Masuk
  • Kategori Berita
  • Politik Nasional
  • Politik Dunia
  • Analisis Berita poltara
  • Analisis Pro Kontra poltara
  • Pilpres 2024 poltara

Suharso Monoarfa Menolak Diberhentikan Tiga Majelis Partai

Penulis: Angga Fatur
Tanggal Terbit: Rabu, 07 September 2022
Suharso Monoarfa Menolak Diberhentikan Tiga Majelis Partai

Suharso Monoarfa./Instagram @dpp.ppp

Suharso Monoarfa dikabarkan menolak hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebagaimana diketahui bahwa jabatan dirinya digantikan oleh Muhammad Mardiono berdasarkan Mukernas.

Namun, Suharso Monoarfa mengaku bahwa dirinya masih menjadi Ketua Umum PPP. Hal tersebut berdasarkan video di media sosial."Begini-begini, saya masih ketua umum. Saya adalah ketua umum Partai Persatuan Pembangunan," kata Suharso pada 6 September 2022, dikutip dari Republika [1], 7 September 2022.

Di video tersebut, Suharso Monoarfa terlihat sedang berbicara di hadapan kader PPP dalam acara Bimtek DPRD Fraksi PPP se Indonesia yang digelar di Hotel Redtop, Pecenongan Jakarta Pusat pada 6 September 2022. Video tersebut dibenarkan oleh Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha.

Baca Juga Tiga Majelis PPP Berhentikan Suharso Monoarfa dari Ketua Umum

Dalam hal ini, Suharso Monoarfa menolak hasil Mukernas DPP PPP di Banten pada 4 September 2022. Menurutnya, ia telah melakukan klarifikasi."Saya telah mengumpulkan semua informasi yang disampaikan. Baik cerita cerita, yang sampai kepada saya," ungkapnya.

Suharso Monoarfa juga meminta terhadap orang-orang yang menggulingkan dirinya dari kursi Ketua Umum PPP untuk meminta maaf. "Saya beri kesempatan kepada mereka untuk bertabayun kepada saya," kata Suharso Monoarfa.

Menurutnya, di dalam internal PPP tidak boleh ada konflik, pasalnya sebentar lagi akan ada kontestasi politik, yakni pemilihan umum (Pemilu 2024). "Kita tidak ingin konflik lagi, kita sudah lelah. Pemilu sudah dekat kita harus konsolidasi, yang tidak mau konsolidasi minggir," tegasnya.

Baca Juga Polemik Ketum PPP Soal Amplop Kiai, Pengaruhi Suara Pemilu 2024?

Tak hanya itu, Suharso Monoarfa juga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak menyeret nama Presiden Jokowi dalam konflik yang terjadi saat ini. "Saya tekankan sekali lagi, jangan bawa nama Presiden, Presiden tidak ikut campur dalam hal semacam ini. Sekali lagi saya tegaskan," katanya.

Pada saat sebelumnya, Arsul Sani menjelaskan bahwa pergantian ketua umum Suharso menjadi Muhammad Mardiono sebagai Plt, bertujuan untuk menguatkan konsolidasi partai. "Mukernas merupakan forum permusyawaratan partai tertinggi kedua setelah muktamar," katanya.

Muhammad Mardiono menjelaskan bahwa Mukernas telah sesuai dengan AD/ART PPP. dirinya pun akan segera memproses keputusan tersebut ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). "Secepat mungkin kalau semua dokumen sudah dilengkapi semua notaris," ujar Mardiono.

Dirinya akan menjabat sebagai Plt Ketum PPP hingga tahun 2025. "Kewenangan Plt ketua umum sama dengan ketua umum definitif, yaitu mengisi lowongan jabatan hingga masa bakti jabatan itu selesai. Tanpa ada pengurangan kewenangan apapun," ujar Mardiono.


PPP Arsul Sani Suharso Monoarfa Ketum Muhammad Mardiono

Bagikan:

 Berita Terbaru

  PRO KONTRA: Kritik Rocky Gerung untuk Jokowi
Senin, 07 Agustus 2023
  Prabowo Subianto Didukung PKB Capres 2024: Tambahan Kekuatan
Senin, 31 Juli 2023
  Pilpres 2024: Keberlanjutan Ganjar, Prabowo atau Perubahan Anies?
Senin, 24 Juli 2023
  PRO KONTRA: RUU Kesehatan Disahkan?
Senin, 17 Juli 2023
  Prabowo Subianto Temui Cak Imin, Soal Pilpres 2024?
Senin, 10 Juli 2023
  Dito Ariotedjo Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Kominfo
Selasa, 04 Juli 2023
  PRO KONTRA: SBY buat Buku Tentang Pilpres 2024 dan Cawe-cawe?
Jumat, 30 Juni 2023
  PRO KONTRA: Wacana Kaesang Maju jadi Cawalkot Depok
Rabu, 28 Juni 2023
  Ada Upaya Anies Baswedan ‘Dijegal’ KPK Jelang Pilpres 2024?
Senin, 26 Juni 2023
Berlangganan Gratis

Jadilah yang paling ter up to date. Daftar dan dapatkan langganan gratis berita, data, dan insight politik terkini dari kami.

 

Anda dapat berhenti berlangganan kapanpun
Suharso Monoarfa Menolak Diberhentikan Tiga Majelis Partai
Poltara Indonesia
Kworks Indonesia - Wisma Korindo Lantai 6 - Jalan MT. Haryono Kav. 62 Pancoran - Jakarta Selatan. 12780
(022) 2010606
insight@poltara.com

Informasi
Pedoman Media
Privasi
Syarat dan Ketentuan
Hubungi Kami
Jaringan
Hutara.id
Finatara.com

poltara.com poltara.com

© Poltara Indonesia 2022