poltara.com
  • Kategori Berita
    • Agregator Berita
    • Politik Nasional
    • Politik Dunia
  • Analisis
    • Analisis Berita
    • Analisis Pro Kontra
  • Pemilu 2024
    • PILPRES 2024
   Masuk
poltara.com poltara.com
  
  • Pengaturan Akun
  • Masuk
  • Kategori Berita
  • Politik Nasional
  • Politik Dunia
  • Analisis Berita poltara
  • Analisis Pro Kontra poltara
  • Pilpres 2024 poltara

PDIP Bisa Usung Capres Tanpa Koalisi, Partai Demokrat Mesti Koalisi, Berharap Poros Ketiga

Penulis: Rizky Fajar Ramadhan
Tanggal Terbit: Selasa, 31 Mei 2022
PDIP Bisa Usung Capres Tanpa Koalisi, Partai Demokrat Mesti Koalisi, Berharap Poros Ketiga

Ilustrasi PDIP yang PD Bisa Usung Capres Tanpa Koalisi./Pixabay mohamed_hasan

Saat ini, satu-satunya partai politik yang bisa mengusung calon presiden (capres) tanpa berkoalisi dengan partai lain adalah PDIP.

Pasalnya, porsi kursi parlemen PDIP saat ini memasuki minimal ambang batas untuk pencapresan, yakni 20 persen.

Sehingga menurut analisa Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, saat ini, PDIP sedang fokus dalam membangun elektabilitas calon yang akan diusungnya.

"Benar bahwa PDIP satu-satunya Parpol yang bisa mengusung sendiri tanpa mesti membangun koalisi untuk Pilpres 2024 nanti. Tentunya yang menjadi fokus utamanya adalah meningkatkan elektabilitas calonnya, agenda koalisi hanya untuk kepentingan pemenangan. Berbeda dengan parpol lainnya yang menempatkan agenda koalisi untuk kepentingan tiket dan pemenangan," ujarnya, dikutip dari Merdeka.

Kendati demikian, kondisi koalisi politik saat ini masih fleksibel dan cair, pasalnya, tak jarang keputusan politik ditetapkan last minute.

Adapun partai Demokrat, menurutnya akan memulai komunikasi politik guna kepentingan koalisi, maksimal pada 2023.

"Partai Demokrat sendiri sebagaimana disampaikan Mas Ketum AHY, baru akan mulai mengkristal arah politiknya pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 nanti," tandasnya.

Dalam hal koalisi dengan partai lain, partai Demokrat tak memiliki beban dan siap jika berkoalisi dengan partai manapun.

"Bagi Partai Demokrat, koalisi mestilah dibangun di atas komitmen dan kesamaan platform untuk menjadikan kepentingan rakyat sebagai yang utama dan diutamakan, komitmen terhadap demokrasi yang berkeadaban dan politik yang beretika,” ungkapnya.

Seraya menguatkan struktur partai, Demokrat juga tak menutup kemungkinan adanya koalisi poros ketiga.

"Partai Demokrat mempersiapkan diri dengan berbagai skenario, termasuk skenario untuk bergabung dengan poros koalisi ini atau membentuk poros koalisi baru. Masih terbuka ruang bisa terbentuk 2 atau 3 poros lagi," katanya.

Sehingga, menurutnya jika akan memuaskan harapan masyarakat, perlu koalisi solid yang terukur dan berkualitas.


Pemilu 2024 Partai Demokrat PDIP

Bagikan:

 Berita Terbaru

  PRO KONTRA: Kritik Rocky Gerung untuk Jokowi
Senin, 07 Agustus 2023
  Prabowo Subianto Didukung PKB Capres 2024: Tambahan Kekuatan
Senin, 31 Juli 2023
  Pilpres 2024: Keberlanjutan Ganjar, Prabowo atau Perubahan Anies?
Senin, 24 Juli 2023
  PRO KONTRA: RUU Kesehatan Disahkan?
Senin, 17 Juli 2023
  Prabowo Subianto Temui Cak Imin, Soal Pilpres 2024?
Senin, 10 Juli 2023
  Dito Ariotedjo Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Kominfo
Selasa, 04 Juli 2023
  PRO KONTRA: SBY buat Buku Tentang Pilpres 2024 dan Cawe-cawe?
Jumat, 30 Juni 2023
  PRO KONTRA: Wacana Kaesang Maju jadi Cawalkot Depok
Rabu, 28 Juni 2023
  Ada Upaya Anies Baswedan ‘Dijegal’ KPK Jelang Pilpres 2024?
Senin, 26 Juni 2023
Berlangganan Gratis

Jadilah yang paling ter up to date. Daftar dan dapatkan langganan gratis berita, data, dan insight politik terkini dari kami.

 

Anda dapat berhenti berlangganan kapanpun
PDIP Bisa Usung Capres Tanpa Koalisi, Partai Demokrat Mesti Koalisi, Berharap Poros Ketiga
Poltara Indonesia
Kworks Indonesia - Wisma Korindo Lantai 6 - Jalan MT. Haryono Kav. 62 Pancoran - Jakarta Selatan. 12780
(022) 2010606
insight@poltara.com

Informasi
Pedoman Media
Privasi
Syarat dan Ketentuan
Hubungi Kami
Jaringan
Hutara.id
Finatara.com

poltara.com poltara.com

© Poltara Indonesia 2022