poltara.com
  • Kategori Berita
    • Agregator Berita
    • Politik Nasional
    • Politik Dunia
  • Analisis
    • Analisis Berita
    • Analisis Pro Kontra
  • Pemilu 2024
    • PILPRES 2024
   Masuk
poltara.com poltara.com
  
  • Pengaturan Akun
  • Masuk
  • Kategori Berita
  • Politik Nasional
  • Politik Dunia
  • Analisis Berita poltara
  • Analisis Pro Kontra poltara
  • Pilpres 2024 poltara

Isu Reshuffle Menteri NasDem Usai Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024

Penulis: Rizky Fajar
Tanggal Terbit: Kamis, 20 Oktober 2022
Isu Reshuffle Menteri NasDem Usai Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024

Isu Reshuffle Menteri NasDem Usai Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024./Instagram @jokowi

Setelah Partai Nasional Demokrat (NasDem) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024, muncul isu mengenai adanya rencana penggantian menteri atau reshuffle yang berasal dari Partai NasDem. Hal itu disampaikan langsung Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan rencana melakukan reshuffle kabinet ketika ia meninjau lokasi proyek kereta cepat Jakarta Bandung di Tegalluar, Jawa Barat pada 14 Oktober 2022 silam. Namun, mantan Walikota Solo itu tak menyebutkan informasi yang mendetail.

"Rencana selalu ada. Pelaksanaan nanti diputuskan," ujar Jokowi dengan singkat saat meninjau lokasi proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang berada di Tegalluar, Jawa Barat [1].

Johnny G Plate Tanggapi Isu Reshuffle Menteri

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, mengatakan bahwa isu terkait reshuffle, bisa jadi menteri yang akan maju pilpres 2024 yang diganti Presiden Jokowi.

Ia juga menyampaikan jika pergantian menteri adalah hak prerogatif dari Presiden Jokowi. Namun dirinya juga menyampaikan, menteri yang akan menjadi capres 2024, tak akan fokus dalam pemerintahan bila tak dilakukan reshuffle.

“Sekarang kalau kita baca situasi kan ada menteri yang juga berpotensi sebagai Capres. Nanti kepada menteri yang bersangkutan mau fokus yang mana? Mau menteri atau jadi Capres?,” kata Johnny G Plate pada 17 Oktober 2022. 

Sehingga ia menilai jika menteri tersebut memutuskan untuk fokus capres 2024, Johnny G Plate menganggap bahwa jabatan dalam pemerintahannya harus dilepas. Dalam situasi ini, Presiden Jokowi menurutnya posisi menteri bisa diganti.

Adapun jika menteri yang bersangkutan memilih untuk tetap mempertahankan jabatannya sebagai menteri dan tetap jadi capres, hal itu menurutnya bisa saja jika Presiden Jokowi telah memastikan hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

Baca Juga Narasi Nasdrun Usai Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024

“Apabila itu ditolerir dan efektif, why not? Itu kewenangan Presiden. Why should worry? Kenapa kita provoke masyarakat? Itu hal yang sudah semestinya berlangsung dan berjalan,” ujarnya.

Diketahui bahwa Ketum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto adalah menteri yang telah dideklarasikan partainya masing-masing untuk ikut bersaing dalam kontestasi pilpres 2024 sejauh ini.

PDIP Klaim Tak Pernah Provokasi Presiden Jokowi

DIjelaskan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pihaknya tak pernah melakukan provokasi kepada Presiden Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet. Hal tersebut menanggapi soal adanya dugaan pihak tertentu yang mendorong Presiden Jokowi untuk keluarkan NasDem dari kabinet.

"PDIP tidak pernah memprovokasi presiden," kata Hasto Kristiyanto pada 19 Oktober 2022 [2].

Sekjen PDIP juga menjelaskan bahwa persoalan reshuffle itu kewenangan presiden. "Sekali lagi kalau berhubungan dengan kabinet itu haknya pak presiden. Keputusan berada di tangan pak Jokowi dengan penuh hikmat kebijaksanaan mengambil keputusan terbaik bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Baca Juga Anies Baswedan Diusung Capres 2024 oleh NasDem, Ada Potensi Reshuffle 3 Menteri

Hasil Analisis Kazee

Diagram Isu yang Sering Dibahas./Kazee Media Monitoring

Isu mengenai reshuffle menteri setelah NasDem deklarasikan Anies Baswedan menjadi capres, menjadi sorotan dalam media sosial Twitter. Terdapat pihak yang mendukung reshuffle tersebut karena dinilai langkah yang baik.

Presiden Jokowi yang sebelumnya mengganti menteri dari PAN, Asman Abnur, menjadi alasan beberapa warganet setuju atas isu reshuffle yang akan dilakukan presiden. Diketahui pada saat itu PAN memutuskan untuk tidak mendukung Presiden Jokowi, sehingga terjadi reshuffle.

Meski demikian, terdapat warganet yang menilai jika reshuffle benar terjadi terhadap menteri dari Partai NasDem, akan diikuti oleh beberapa menteri lainnya yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Tentunya ini hanya opini dari warganet.

*disclaimer: terdapat data yang tidak ditampilkan.

Grafik Pergerakan Data./Kazee Media Monitoring

Periode waktu sebulan terakhir, topik reshuffle menteri NasDem sempat mencuat pada 4 Oktober 2022. Hal tersebut sehari setelah partai yang diketuai Surya Paloh mendeklarasikan Anies sebagai capres 2024. Namun reshuffle menteri tak terjadi.

Jika dilihat dari grafik di atas, puncak data mengenai reshuffle menteri NasDem, terjadi pada 14 Oktober 2022. Hal itu disebabkan karena isu pergantian menteri NasDem kembali dibahas dan ditanggapi oleh PDIP.

Persentase Analsisis Sentimen./Kazee Media Monitoring

Bantahan PDIP yang melakukan provokasi terhadap Presiden Jokowi untuk mengganti menteri NasDem karena telah mendeklarasikan Anies sebagai capres 2024, membuat topik ini dihiasi oleh sentimen positif sebesar 56 persen.

Adapun sentimen negatif pada umumnya disebabkan oleh pihak yang menyamakan dengan peristiwa reshuffle menteri Asman Abnur, karena pada saat itu PAN keluar dari koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf periode 2014-2019.

Baca Juga Pertemuan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, Lobi Dukungan Puan Maharani Capres 2024?

Sampel Tweet Warganet di Twitter./Kazee Media Monitoring

Warganet menilai isu reshuffle menteri NasDem merupakan langkah yang tepat, bahkan menganggap dukungan NasDem untuk Presiden Jokowi hingga 2024 hanyalah sebuah pernyataan. Ada juga netizen yang menduga pemerintah saat ini serba salah.

Kata Kunci Sesuai Topik Pemberitaan./Kazee Media Monitoring

Kata kunci yang paling banyak digunakan dalam topik ini adalah reshuffle, menteri, NasDem, mendeklarasikan, partai, dan capres.

Baca Juga Sentimen Ganjar Pranowo Siap Capres 2024 Seminggu Terakhir

Diagram Tokoh Terpopuler. Kazee Media Monitoring

Tokoh yang paling sering disebut dan berkaitan dengan topik ini adalah.

  1. Jokowi (Presiden RI) sebesar 27 persen.
  2. Anies Baswedan (Mantan Gubernur DKI Jakarta) sebesar 25 persen.
  3. Surya Paloh (Ketum NasDem) sebesar 11 persen.
  4. Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP) sebesar 9 persen.
  5. Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) sebesar 7 persen.
  6. Johnny G Plate (Menteri Kominfo) sebesar 6 persen.
  7. Siti Nurbaya (Menteri Kehutanan) sebesar 5 persen.
  8. Zulfan Lindan (Politisi NasDem) sebesar 4 persen.

*disclaimer: terdapat data yang tidak ditampilkan.

Diagram Organisasi Terpopuler./Kazee Media Monitoring

Organisasi terkait dengan topik ini adalah.

  1. Partai NasDem sebesar 48 persen.
  2. PDIP sebesar 16 persen.
  3. Partai Demokrat sebesar 7 persen.
  4. Partai Amanat Nasional sebesar 5 persen.
  5. Partai Gerindra sebesar 4 persen.
  6. PKS sebesar 4 persen.
  7. PKB sebesar 3 persen.
  8. Partai Golkar sebesar 3 persen.

*disclaimer: terdapat data yang tidak ditampilkan

Kesimpulan 

Isu mengenai pergantian menteri NasDem setelah deklarasi Anies Baswedan sebagai capres 2024, dibantah oleh Ahmad Ali selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) NasDem. Dirinya menilai bahwa hal tersebut tak ada hubungannya.

“Kami selalu melihat apa yang dilakukan Partai NasDem dalam keputusan mengusung Anies adalah hal yang berbeda dengan kerja politik yang dibangun sejak 2019 kemarin. Saya yakin kalaupun ada reshuffle, bukan karena alasan Anies,” kata Ali pada 13 Oktober 2022.

Tak hanya NasDem, pihak PDIP juga mengatakan bahwa partainya tak melakukan provokasi terhadap Presiden Jokowi untuk mengganti menteri NasDem setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024 mendatang.

Berbeda dengan warganet di Twitter, terdapat warganet yang menilai bahwa reshuffle atau penggantian menteri NasDem merupakan langkah yang baik. Pandangan netizen tersebut mendapat sorotan dari warganet lainnya.

Diketahui menteri di kabinet Jokowi yang berasal dari Partai NasDem adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.


NasDem menteri Anies Anies Baswedan Reshuffle Jokowi capres 2024 pilpres 2024 pemilu 2024 Johnny G Plate

Bagikan:

 Berita Terbaru

  PRO KONTRA: Kritik Rocky Gerung untuk Jokowi
Senin, 07 Agustus 2023
  Prabowo Subianto Didukung PKB Capres 2024: Tambahan Kekuatan
Senin, 31 Juli 2023
  Pilpres 2024: Keberlanjutan Ganjar, Prabowo atau Perubahan Anies?
Senin, 24 Juli 2023
  PRO KONTRA: RUU Kesehatan Disahkan?
Senin, 17 Juli 2023
  Prabowo Subianto Temui Cak Imin, Soal Pilpres 2024?
Senin, 10 Juli 2023
  Dito Ariotedjo Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Kominfo
Selasa, 04 Juli 2023
  PRO KONTRA: SBY buat Buku Tentang Pilpres 2024 dan Cawe-cawe?
Jumat, 30 Juni 2023
  PRO KONTRA: Wacana Kaesang Maju jadi Cawalkot Depok
Rabu, 28 Juni 2023
  Ada Upaya Anies Baswedan ‘Dijegal’ KPK Jelang Pilpres 2024?
Senin, 26 Juni 2023
Anda masih memiliki kuota 1 kali perbulan untuk mengakses Analisis Berita
Bergabung dengan Poltara Pro dan dapatkan akses tak terbatas.


Berlangganan Sekarang
Poltara Indonesia
Kworks Indonesia - Wisma Korindo Lantai 6 - Jalan MT. Haryono Kav. 62 Pancoran - Jakarta Selatan. 12780
(022) 2010606
insight@poltara.com

Informasi
Pedoman Media
Privasi
Syarat dan Ketentuan
Hubungi Kami
Jaringan
Hutara.id
Finatara.com

poltara.com poltara.com

© Poltara Indonesia 2022