poltara.com
  • Kategori Berita
    • Agregator Berita
    • Politik Nasional
    • Politik Dunia
  • Analisis
    • Analisis Berita
    • Analisis Pro Kontra
  • Pemilu 2024
    • PILPRES 2024
   Masuk
poltara.com poltara.com
  
  • Pengaturan Akun
  • Masuk
  • Kategori Berita
  • Politik Nasional
  • Politik Dunia
  • Analisis Berita poltara
  • Analisis Pro Kontra poltara
  • Pilpres 2024 poltara

Andi Arief Ungkap Hal Ini Sebelum Lukas Enembe jadi Tersangka

Penulis: Hessa Abda
Tanggal Terbit: Jumat, 23 September 2022
Andi Arief Ungkap Hal Ini Sebelum Lukas Enembe jadi Tersangka

Ilustrasi. Andi Arief Jelaskan Lukas Enembe Sebelum Dijadikan Tersangka oleh KPK./Pixabay RJA1988

Andi Arief yang merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat menjelaskan kasus yang menjerat Gubernur Papua, Lukas Enembe, kader Partai Demokrat. Dirinya menyinggung soal pengisian jabatan Wagub yang kosong.

Menurutnya, orang utusan Presiden Jokowi, yakni Paulus Waterpauw diinstruksikan mengisi jabatan sebagai Wakil Gubernur Papua. Adapun Paulus saat ini sedang menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, namun Paulus tak mendapat dukungan dari parpol.

Hal tersebut disampaikan oleh Andi Arif dalam Twitter pribadinya, 23 September 2022. Awal mulanya Andi membalas komentar Mahfud MD soal kasus Lukas Enembe yang diklaim tidak ada unsur politis dan murni pelanggaran hukum.

Baca Juga Gubernur Papua Lukas Enembe Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, KPK Tawarkan SP3

"Pak Prof @mohmahfudmd kami terus bantu KPK selama murni penegakan hukum. Meski, ancaman pada Pak LE dan calon Wakil Gubernur Yunus Wonda muncul setelah Pak LE tolak Jenderal Waterpauw usulan Pak Jokowi, karena Waterpauw tak dapat dukungan partai meski maunya Presiden Jokowi," kata Andi, dikutip dari Detik [1].

Ketua Bappilu Demokrat juga menjelaskan bahwa partainya sangat mendukung pemberantasan korupsi. Tak hanya itu, Andi juga mengatakan bahwa penetapan tersangka terhadap Lukas, terjadi usai utusan Jokowi menemui Demokrat soal urusan kursi Wagub Papua yang kosong.

"Demokrat sadar bahwa pemberantasan korupsi kamilah partai yang paling mendukung dan konsisten. Tapi kami juga tahu betul bahwa sebelum men-TSK kan Pak LE utusan Presiden menemui Demokrat agar kekosongan wagub diisi orang Jokowi. Dan, kami menolak memenuhi permintaan Presiden," katanya.

Baca Juga SBY Menduga Pilpres 2024 Tidak Adil dan Tidak Jujur, Disindir PDIP

Demokrat sadar bahwa pemberantasan korupsi kamilah partai yg paling mendukung dan konsisten. Tapi kami juga tahu betul bahwa sebelum men TSK kan Pak LE utusan Presiden menemui demokrat agar kekosongan wagub diisi orang Jokowi. Dan, kami menolak memenuhi permintaan Presiden.

— andi arief (@Andiarief__) September 23, 2022

Namun, pihaknya mencermati perihal tuntutan agar Lukas Enembe diberhentikan dari Demokrat. Akan tetapi hingga saat ini, Demokrat masih mengupayakan untuk berkomunikasi dengan Gubernur Papua secara langsung dengan kondisinya yang masih dalam keadaan sakit.

"Partai Demokrat mencermati banyak hal tentang tuntutan pemberhentian jabatan Pak LE di partai. Banyak hal yang kami timbang, termasuk soal keamanan nasional, sekali lagi kami sedang mengupayakan bicara langsung dengan yang bersangkutan --bicara tak normal, berjalan pun lemah," lanjut dia.




Bagikan:

 Berita Terbaru

  PRO KONTRA: Kritik Rocky Gerung untuk Jokowi
Senin, 07 Agustus 2023
  Prabowo Subianto Didukung PKB Capres 2024: Tambahan Kekuatan
Senin, 31 Juli 2023
  Pilpres 2024: Keberlanjutan Ganjar, Prabowo atau Perubahan Anies?
Senin, 24 Juli 2023
  PRO KONTRA: RUU Kesehatan Disahkan?
Senin, 17 Juli 2023
  Prabowo Subianto Temui Cak Imin, Soal Pilpres 2024?
Senin, 10 Juli 2023
  Dito Ariotedjo Diperiksa Kejagung Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Kominfo
Selasa, 04 Juli 2023
  PRO KONTRA: SBY buat Buku Tentang Pilpres 2024 dan Cawe-cawe?
Jumat, 30 Juni 2023
  PRO KONTRA: Wacana Kaesang Maju jadi Cawalkot Depok
Rabu, 28 Juni 2023
  Ada Upaya Anies Baswedan ‘Dijegal’ KPK Jelang Pilpres 2024?
Senin, 26 Juni 2023
Berlangganan Gratis

Jadilah yang paling ter up to date. Daftar dan dapatkan langganan gratis berita, data, dan insight politik terkini dari kami.

 

Anda dapat berhenti berlangganan kapanpun
Andi Arief Ungkap Hal Ini Sebelum Lukas Enembe jadi Tersangka
Poltara Indonesia
Kworks Indonesia - Wisma Korindo Lantai 6 - Jalan MT. Haryono Kav. 62 Pancoran - Jakarta Selatan. 12780
(022) 2010606
insight@poltara.com

Informasi
Pedoman Media
Privasi
Syarat dan Ketentuan
Hubungi Kami
Jaringan
Hutara.id
Finatara.com

poltara.com poltara.com

© Poltara Indonesia 2022